Hatiku Hanya Satu

Hatiku hanya satu
Tersusun dari bilik-bilik tertentu
Ia mudah menyambut rasa
Silih berganti rasa menyapa
Namun tak pernah disapa cinta

Susah bagiku membuka diri
Lebih lagi membuka hati
Satu saat terpaksa itu terjadi
Buka hati . . buka diri . .
Deminya yang kucintai
Ya . . cinta menyapa hatiku
Diajarkannya aku tentang cinta

Hatiku bukan besi, teramat keras
Bukan pula kayu, sukar patah
Ia bukan tembaga yang kuatnya tak tertandingi

Hatiku seonggok daging
Menjadi persinggahan kerinduan
Tempat cemburu mengadu
Menahan semua angan
Menelan pahit ketika sakit

Hatiku hanya satu
Kini menjadi puing-puing tak menentu
Cintaku juga satu
Tiada nilainya di matamu
Kunantikan keajaiban bertamu
Dua hati kembali satu
Atau luput dalam tangisku
Hanya habis dimakan waktu

Komentar